Investasi Saham adalah
Monday, August 5, 2019
Add Comment
Saham Sebagai Pilihan Investasi
Ada banyak pilihan atau tempat yang dapat anda gunakan dalam berinvestasi
dengan harapan mendapatkan keuntungan untuk periode yang akan datang.
Investasi dapat Anda lakukan dengan menabung, deposito, membeli tanah, bangunan, membeli emas maupun membeli surat berharga seperti saham, obligasi dan lain-lain.
Investasi dapat Anda lakukan dengan menabung, deposito, membeli tanah, bangunan, membeli emas maupun membeli surat berharga seperti saham, obligasi dan lain-lain.
Saham adalah surat berharga yang paling populer diantara surat
berharga lainnya di pasar modal. Kenapa ? Karena bila dibandingkan investasi
lainnya saham memungkinkan pemodal untuk mendapatkan return atau keuntungan yang
lebih besar dalam waktu relatif singkat (high return).
Selain high return, saham juga memiliki sifat high risk yaitu
suatu ketika harga saham dapat juga dapat melorot secara cepat. Dengan
karakteristik high risk high return ini maka pemodal perlu terus memantau pergerakan
harga saham yang dipegangnya, agar keputusan yang tepat dapat dihasilkan dalam
waktu yang tepat pula.
Apa keuntungan dan risiko ber-investasi di saham?
Pada dasarnya semua pilihan investasi mengandung peluang keuntungan
di satu sisi dan potensi kerugian atau risiko di sisi lain.
Seperti tabungan dan deposito di Bank memiliki resiko kecil karena tersimpan aman di bank, tetapi kekurangannya keuntungan yang lebih sedikit dibanding potensi keuntungan dari saham.
Investasi di properti ( rumah dan tanah ) semakin lama harganya semakin tinggi, tetapi juga beresiko apabila tergusur atau terjadi kebakaran, usaha sendiri ( wiraswasta ) beresiko bangkrut / pailit sementara investasi di emas memiliki resiko harga turun.
Seperti tabungan dan deposito di Bank memiliki resiko kecil karena tersimpan aman di bank, tetapi kekurangannya keuntungan yang lebih sedikit dibanding potensi keuntungan dari saham.
Investasi di properti ( rumah dan tanah ) semakin lama harganya semakin tinggi, tetapi juga beresiko apabila tergusur atau terjadi kebakaran, usaha sendiri ( wiraswasta ) beresiko bangkrut / pailit sementara investasi di emas memiliki resiko harga turun.
Keuntungan Dan Resiko Yang Mungkin Timbul Pada Investasi Saham
Keuntungan :
Capital Gain
Yaitu keuntungan dari hasil jual beli saham berupa kelebihan nilai jual dari nilai beli saham. Misalnya sewaktu membeli nilainya Rp 2000/saham dan kemudian dijual dengan harga Rp 2500. Jadi selisih yang sebesar Rp 500 ini disebut Capital Gain.Dividen
Merupakan keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada pemegang
saham. Biasanya tidak seluruh keuntungan perusahan dibagikan kepada pemegang
saham, tetapi ada bagian yang ditanam kembali. Besarnya dividen yang anda
terima ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perusahaan tersebut.
Namun yang perlu dicatat adalah bahwa perusahaan tidak selalu membagikan
dividen kepada para pemegang saham tetapi tergantung kepada kondisi perusahaan
itu sendiri (khususnya berkaitan dengan keuntungan yang diraih); artinya jika
perusahaan mengalami kerugian tentu saja dividen tidak akan dibagikan pada tahun
berjalan tersebut.
Resiko :
Capital Loss
Merupakan kebalikan dari capital gain, yaitu suatu kondisi dimana Anda menjual saham yang Anda miliki dibawah harga belinya. Misalnya saham PT. Kupetemu Anda beli dengan harga Rp 2000/saham, kemudian harga saham tersebut terus mengalami penurunan hingga mencapai Rp 1.400/saham. Karena takut harga saham tersebut akan terus turun, maka Anda kemudian menjual pada harga tersebut sehingga Anda mengalami kerugian sebesar Rp 600 per saham. Itulah capital loss yang menimpa Anda.Risiko Likuidasi
Perusahaan yang sahamnya dimiliki dinyatakan bangkrut oleh
Pengadilan atau perusahaan tersebut dilikuidir. Dalam hal ini hak klaim dari
pemegang saham mendapat prioritas terakhir setelah seluruh kewajiban perusahaan
dapat dilunasi (dari hasil penjualan kekayaan perusahaan). Jika masih terdapat
sisa dari hasil penjualan kekayaan perusahaan tersebut, maka sisa tersebut
dibagi secara proporsional kepada seluruh pemegang saham. Namun jika tidak
terdapat sisa kekayaan perusahaan, maka pemegang saham tidak akan memperoleh apa-apa.
Ini merupakan risiko yang terberat dari seorang pemegang saham. Untuk itu seorang
pemegang saham dituntut untuk secara terus-menerus mengikuti perkembangan dari perusahaan
yang sahamnya dimiliki.
0 Response to "Investasi Saham adalah"
Post a Comment
Berkomentarlah dengan menggunakan Bahasa yang Baik dan Sopan, Sesuai dengan isi Artikel !!